Rabu, 26 Desember 2012

Tanggalkan Dulu Jubah Kenyamananmu


Ketika saya memulai bisnis kerudung, saya tidak semerta merta berjualan dengan menyewa sebuah toko. Tapi saya memulainya dengan menawarkan langsung kepada calon konsumen dengan mengunjungi tempat keberadaan mereka biasa berkumpul di hari Sabtu, dimana itu adalah  hari libur saya sebagai pekerja kantoran. Target saya sekolah TK, SD, sampai SMP Muslim yg lokasinya tidak jauh dari tempat saya tinggal.

Karena barang dagangan saya cukup banyak dan berat, saya membawanya dengan menggunakan mobil kantor yang sengaja saya parkir agak jauh dari lokasi kerumunan ibu2  yang sedang menunggu anak mereka sekolah.




Karena berat dan jauh "gembolan" saya, otomatis banyak keluar keringat di kening dan  wajah saya. Mungkin karena inilah para ibu2 membeli barang dagangan saya karena jatuh kasihan :D (ternyata strategi saya jitu juga :D)

Itu pengalaman saya memulai bisnis kerudung, saya menanggalkan "jubah kenyamanan" saya sebagai seorang manager di sebuah perusahaan swasta. Ketika saya memutuskan utk merintis pekerjaan saya yang baru memulai wirausaha, saya harus berganti jubah.

Minggu depannya saya mulai membangun networking dengan ibu pemilik warung yang lokasinya dekat dengan sekolah, dengan koperasi yg ada di sekolah dengan sistem "titip jual dan bagi hasil". Alhasil pekerjaan saya jadi lebih ringan, tiap minggu saya hanya tinggal ambil barang yg tersisa tukar dengan stok yg baru, ambil uang  setoran atas barang yg laku, dan mengantarkan pesanan.

Melihat progressnya yg cukup baik saya optimis dengan bisnis yg baru saya tekuni, bulan depannya mulailah saya memberanikan diri menyewa sebuah kios kecil di sebuah pusat perbelanjaan.



Urusan jadi pramuniaga toko beda lagi, harus bermental baja dan bermuka badak he he he ini kiasan bukan beneran mukanya pakai topeng badak :D. Membujuk orang utk mau masuk ke toko kita sekedar melihat lihat bukan urusan yg mudah. Bersyukur kalau ada yang menjawab "tidak terimakasih" dengan seyuman, seringnya sih melengos dan di cuekkin abis.

Kalau ingat2 jubah kenyamanan saya satunya lagi, pengen deh bales sambil bilang hallloooow siape sih loe ? Untungnya saya masih punya akal sehat alias waras, "ini kan bisnis saya yg baru saya rintis, bisa jadi ini adalah bisnis masa depan saya, bisnis impian saya, saat ini hari ini loe bukan siapa2, loe bisa SUKSES atau GAGAL semuanya tergantung sikap dan pilihan yang loe  ambil ! 

Nah.. yang tadi itu kisah saya ketika memulai usaha kerudung.  

Dan.. terulang kembali, ketika saya memulai menjalani bisnis Oriflame.  Pada saat itu,  saya sudah resign dari kantor tempat saya berkerja dan berganti jubah yang baru menjadi pemilik 5 buah toko busana muslim yg tersebar di beberapa Mall di Jabodetabek. 

Hallooow saat ini saya konsultan NOL% di Oriflame, bonus saya masih NOL Rupiah, jadi harus mau ngantriii dong, mau sabar dong :D Jubah kamu sebagai owner pemilik 5 toko ditinggal dulu dirumah ketika kamu berproses sebagai seorang consultant Oriflame NOL%.

Berinteraksi dengan bermacam karakter Orang, dari Orang kaya yg punya beberapa usaha, cantik dan ramahnya minta ampun, sampai orang yg maaf rumahnya masih ngontrak, jutek abis bin belagu dan maaf lagi jelek pula, komplit dah. Tetep kudu senyum, kudu sabar bin ikhlas.

Semuanya melihat saya dengan jubah yg sedang saya pakai di bisnis yg saya tawarkan, poppy garmila consultant NOL% pada saat saya memulai bisnis ini 2,5 tahun yang lalu. 



Tetapi masih ada temen2 yg terjun di bisnis ini lupa untuk menanggalkan jubah2 mereka, dan bahwa mereka harusnya berganti jubah. Yang biasa jadi boss dan punya jabatan di kantor, ya jangan maunya di layani terus, belajar ambil orderan sendiri jangan nyuruh kurir kantor terus :D (untung gak ketahuan sama bossnya). Jangan terus2an nitip orderan.

Yang punya usaha lain lagi ceritanya, di bisnis Oriflame ya bossnya diri kita sendiri merangkap admin, juga kurir he he he alias "NGURUSIN DEWE".  Jangan maunya urusan serba lancar dan mudah, gak boleh tuh ada kurang dan salah sedikit. Dikit2 komplain, bentar2 ngeluh, gak sabaran, ehhh buntutnya update status bete lah, gak percaya lah sama bisnisnya tolonggggg.  

Dalam menjalani proses suatu bisnis, saya yakin betul tidak ada yg selalu mulus jalannya dan mudah sesuai dengan harapan dan keinginan kita terus menerus.

Kalau kata Merry Riana, ketika kita naik pesawat akan bepergian ke suatu tujuan yg jarak tempuhnya 10 jam dan pada saat itu kita mendapati ya kok dilalahnya, tempat duduk kita macet setelan kursinya. Apa pilihan kita ? Mengeluh dan mengomel terus sepanjang perjalanan 10 jam, atau melupakannya dengan mencari kesibukan membaca buku atau bercakap cakap dgn teman di samping kita, sehingga membuat perjalanan panjang menyenangkan dan tidak terasa.

Siapa juga yg akan beli dagangan saya jika saya mengerjakannya ogah2an, setengah hati, cemberut, jutek dan merasa pekerjaan yg saya lakukan TIDAK BERNILAI ? 

Apakah Saya akan menikmati proses wirausaha saya, jika saya berpikir kenapa saya harus melakukan pekerjaan yg MENURUNKAN DERAJAT saya ? Yang belum pasti ada JAMINAN akan SUKSES atau GAGAL ? Yang hasilnya belum kelihatan ? Sedangkan saat ini saya punya usaha yg mapan yang bergengsi dan hasilnya sudah jelas.

Kalau kita bisa memahami peran jubah2 yg kita punya, kita bisa menikmati prosesnya kapapun kita berganti dari jubah yg satu ke satunya.

Yuk mari tanggalkan jubah "nyaman" yg kita punya ketika kita harus  memulai mengerjakan pekerjaan yg baru yg memerlukan jubah "ketidak-nyamanan sementara". Karena pada sebetulnya jubah ini sedang kita "jahit" selapis demi selapis, yang kita harapkan akan menjadi "jubah emas" yg mungkin bisa jadi lebih nyaman dari jubah yg telah kita miliki sebelumnya :-).

Go Diamond - Go Presiden
Poppy Garmila - 28a68898
0811884552 - poppygarmila@yahoo.com

Selasa, 18 Desember 2012

Kisah Seorang Ibu yg Kehabisan Waktu





Alkisah ada seorang ibu yg merasa sangat sibuk dalam menjalankan aktifitas sehari harinya, sehingga merasa kekurangan waktu yg dipunyai satu hari 24 jam.
Dia merasa tidak bisa mengerjakan tugas2 yg baru, karena tugas2 yg sudah adapun dia merasa kehabisan waktu.

Dia mendengar di sebuah desa ada seorang Guru sakti yg mampu memecahkan masalah penduduk yg datang kepadanya. Berbekal informasi tsb, berangkatlah Ibu ini ke desa tsb dengan sebuah harapan yg besar.

Singkat cerita sampailah Ibu didesa tsb, terjadilah percakapan antara ibu dan Guru sbb:

Ibu: "Guru, saya ingin minta tambahan waktu, karena saya merasa kurang waktu sehari yg hanya 24 jam, dengan waktu itu , saya tidak bisa mengerjakan aktifitas2 yg baru , krn saya sudah kehabisan waktu mengerjakan aktifitas2 yg ada saat ini".

Guru : (mengangguk angguk tanda setuju). "Baiklah saya bisa mengabulkan permohonan ibu, tapi ada syaratnya ibu harus melakukan hal2 yg saya perintahkan.
Setiap hari di jam2 berikut, ibu harus berdiam diri dan tidak melakukan aktifitas apapun. 1. diantara jam 9.00 - 10.00 pagi, 2. kam 16.00 - 17.00 dan jam 20.00 - 21.00.
Dalam 1 hari ada 3 jam yg ibu tidak boleh melakukan aktifitas apapun. Dan aktifitas rutin ini harus dikerjakan dalam tempo 30 hari tidak boleh ada yg terlewati. Begitu pesan Sang Guru". Ibu : (Walaupun heran dan merasa aneh atas permintaan Guru tsb, karena saat dengan 24 jam sehari yg dia punya, dia merasa  kekurangan waktu, tetapi ini harus mengurangi 3 jam dari waktu yg dia punya, tanpa melakukan aktifitas apapun.
Tetapi karena KEYAKINANNYA yg kuat dan TEKAD YG KUAT serta mengingat KEUNTUNGAN apa yg akan dia dapatkan nantinya dari sang Guru, tanpa banyak bertanya, si Ibupun menyanggupinya.)

"Baiklah Guru, saya akan mengerjakan apa yg Guru minta."



Singkat cerita, sampailah si Ibu dirumah dan mulai melaksanakan apa yg di minta oleh Guru tadi. Dan karena dia harus mengurangi 3 jam dari waktu 24 jam yg dia punya saat ini, secara otomatis otaknya pun berpikir utk "MENGATUR" kembali aktifitas2nya yg padat supaya tidak mengganggu 3 jam waktu tsb.

Ibu secara reflek mengatur ulang seluruh kegiatannya, dengan HARAPAN dan PERCAYA akan mendapatkan tambahan waktu, jika dia LOLOS mengerjakan UJIAN ini.
Hari berlalu hari, Ibu tetap bisa melakukan aktifitas hariannya seperti biasa dan melakukan aksi diam diri selama 3 jam setiap harinya. Tak terasa 30 Hari telah berlalu, tiba saatnya bagi Ibu utk meminta hadiah yg dijanjikan Guru tsb dan pergilah dia  ke Desa utk menemui sang Guru.

Ibu : "Guru, saya sudah mengerjakan apa yg Guru perintahkan tanpa ada yg terlewat satu haripun. Kini tiba satnya saya mendapatkan hadiah tambahan waktu yg Guru janjikan".

Guru : (mengangguk angguk tanda setuju) "Sebetulnya hadiah itu sejak awal sudah saya berikan, hanya saja Ibu tidak menyadarinya". Jawab sang Guru dgn tersenyum. "3 Jam waktu berdiam diri yg sudah rutin terbiasa ibu lakukan, saat ini bisa ibu manfaatkan utk mengerjakan tugas2 yg baru yg sebelumnya tidak pernah ibu dapatkan waktunya".

Pesan dari cerita ini adalah, terkadang kita merasa sudah tidak ada waktu utk mengerjakan sesuatu yg baru karena timbunan pekerjaan yg ada saat ini.

Ttetapi.. sebetulnya masih banyak waktu jika kita bisa me-manage kembali waktu kita. Dan utk kita bisa me-manage waktu kita secara disiplin, biasanya kita harus punya WHY/ ALASAN YG JELAS disertai KEYAKINAN yg kuat bahwa waktu yg kita luangkan utk pekerjaan baru tsb akan menghasilkan SESUATU yg BESAR NILAINYA di kehidupan kita berikutnya.
Sama halnya ketika seseorang memutuskan bergabung atau akan memutuskan bergabung dengan bisnis Oriflame.



Terkadang alasan "KLISE" yg dikemukakan adalah sibuk, tidak ada waktu. Bahkan utk memproses suatu pekerjaan yg mudah, seperti mengirimkan ktp, meng-smskan data2 diri, melakukan transfer pendaftaran, yg secara waktu hanya butuh hitungan 5 - 10 menit selesai di kerjakan.
Menjadi suatu kendala BESAR yg membutuhkan waktu berhari hari. minggu ke minggu bahkan bulan dengan alasan SIBUK/ TIDAK ADA WAKTU.

Jika kita melihat kisah diatas, bahwa di bisnis apapun yg akan kita mulai, butuh waktu utk kita luangkan ! utk kita kerjakan ! Tanpa harus mengganggu aktifitas kita yg lain.

Kita harus punya WHY/ ALASAN YG JELAS kenapa kita harus melakukan ini ?  Yang kita butuhkan adalah PERCAYA bahwa kita melakukan ini untuk suatu HADIAH yg dipersiapkan di masa depan !
Semoga menjadi inspirasi, jangan buang waktumu dengan sia2, jangan berkilah 1001 alasan dengan waktumu.

Go Diamond 2013 !
Poppy Garmila - 28a86698 - 0811884552 - poppygarmila@yahoo.com

Selasa, 11 Desember 2012

Seorang Leader Bukan Diciptakan tapi Dilahirkan, dan Pada Umumnya Lahir Dari Pribadi yg Sederhana


Sepanjang perjalanan saya menekuni bisnis Oriflame, sudah banyak sekali saya bertemu dengan berbagai karakter orang. Berdasarkan jam terbang bertemu dengan beberapa karakter ini, saya jadi bisa menebak nebak kira2 tingkat ke-seriuasan dan ketahanan mereka dalam menjalankan bisnis ini nantinya akan sampai dibatas mana.

Ternyata yg mampu bertahan dan penuh komitmen serta lahir sebagai seorang leader itu, kebanyakan datang dari pribadi2 yg sederhana, yang jarang mengumbar janji dan tidak mengumbar semangat berkobar kobar di awal. 

Rata2 mereka datang dari pribadi yg tenang, tetapi cukup komit dan disiplin dgn apa yg mereka katakan dan yg mereka lakukan. Yang harus garis bawahi adalah JARANG MENGELUHSaya merekrut bunda Nining, saya sendiri tidak tahu darimana bunda ini mendapatkan informasi kalau saya menjalankan bisnis Oriflame. Tiba2 karyawan toko saya yg di cibubur sms "bu ada yg daftar Oriflame", dari Cikarang katanya cari2 toko ibu sampenya ke cibubur".

Rejeki memang tidak akan lari kemana.




Tantangan pertama yg saya berikan adalah utk hadir ke pertemuan offline di Cilengsi, kalau dihitung perjalanan Cikarang - Cilengsi naik kendaraan umum +/- 1.5 sd 2 Jam, test pertama LOLOS. Tes berikutnya, saya minta bunda ini mengundang teman,2 tetangga utk mengadakan demo make up + berbagi peluang bisnis Oriflame. Hambatan pertama mulai muncul disini. 

Saya yg membawakan presentasi dan biasanya 90% rata2 closing, justru di tempat bunda yg satu ini ZERO RESULT. Dari yg datang lumayan banyak +/- 10 - 15 orang, tidak ada satupun yg tertarik utk join. Yang ini bikin uplinenya "Mules", kira2 bunda ini akan down atau bangkit kembali yah ?? 

Hari2 berikutnya saya amati, status2nya tetap konsisten full of spirit. Dari bbrp kali komunikasi via inbox, saya menangkap bunda ini tetap berjuang. Dan....  itu terbukti banget, dengan mulai berkembang grupnya dari hari ke hari yg mulai dia rekrut sendiri. 

Merasa haus ilmu, dimana sebagian member bisanya hanya janji2 akan datang, bunda Nining lebih memilih sedikit bicara banyak bertindak. Enggak susah utk ajak bunda Nining menghadiri trainig, cukup di info satu kali, daftar dan hadir.

Ilmu adalah tools yg akan menambah terus pengetahuan kita dalam menjalankan bisnis ini. Menerima sharing dari para leader2 yg sudah sukses di bisnis ini, bagaikan jurus2 sakti yg harus kita ATM kan "A"mati "T"iru dan "M"odifikasi. Kalau kita sudah merasa down, stuk, enggak berkembang, segera asah kembali pengetahuan kita. Semakin sering diasah, semakin tajam pengetahuan kita di bisnis ini.

Pribadi yg sama juga ada di bunda Risna Dewi dari Muara Teweh, dari postingannya saya bisa melihat ucapan = action.  Mandiri dan berani mencoba memulai mengadakan beauty demo make up yg konsisten di setiap minggunya. Walaupun di awal hasilnya tidak memuaskan tetapi semakin sering dilakukan semakin improved di hari2 berikutnya.

Begitu juga utk bunda Desti, pertama kali bertemu di Orfilame Rawamangun, sudah terlihat pancaran auranya. Penuh Optimis dan mengalir aja, enggak banyak umbar janji tapi banyak kasih bukti hasil kerja nyata.




Mereka memang belum sampai di posisi Manager, tetapi itu hanyalah waktu. Pesan dari saya utk para leader2 hebatku, tetap rendah hati, tetap menjadi pribadi yg sederhana, dan tetap melakukan action sebagaimana kita memulai bisnis kita di awal. Tetap berjuang dan tingkatkan terus motivasi dalam diri. Karena banyak juga temen2 kita ya lain setelah menjadi Manager, lupa akan tugas di awal, lupa kalau merekrut itu harus dilakukan sampai level berapapun :-), lupa kalau donwline kita harus terus kita bimbing.

Saya doakan dengah Khusyuk semoga tahun 2013, menjadi tahun yg bersinar utk leader2 hebatku ini. 2013 bukan tanpa perjuangan, tapi seperti tahun ini, perjuangan haruslah di hadapi dengan sikap positif. Siapkan mental utk menjadi pemenang di tahun 2013. 

Go SM, Go Director, Go Diamond.

Kamis, 06 Desember 2012

Penyakit Kuning Pada Bayi - Kenali Penyebabnya



Penyakit kuning pada bayi semakin sering kita dengar dibanding pada masa ibu2 kita melahirkan kita dulu. Penyebabnya adalah terjadi
peningkatan kadar bilirubin di dalam darah penderita.

Bilirubin adalah suatu hasil pemecahan sel darah merah (eritrosit). Eritrosit hidup selama 120 hari di dalam tubuh kita, setelah itu eritrosit akan pecah. Pada keadaan normal bilirubin tersebut akan berikatan dengan protein (albumin) dan dibawa ke hati untuk dikonjugasikan/digabungkan dengan enzim hati untuk menghilangkan efek racunnya.

Bilirubin yang telah dikonjugasi di dalam hati tersebut akan dibawa ke usus. Sebagian besar dibuang melalui tinja dan sebagian kecil kembali masuk ke dalam hati dalam keadaan tidak dikonjugasi, dan di hati akan dikonjugasi kembali dan demikian seterusnya.

Pada keadaan yang tidak biasa terjadi peningkatan bilirubin di dalam penderita. Peningkatan ini dapat terjadi pada bilirubin yang belum dikonjugasi, namun juga bisa terjadi pada bilirubin yang telah dikonjugasi. Peningkatan bilirubin yang belum di konjugasi (efek racunnya belum hilang), pada kadar tinggi dapat menyebabkan pengendapan bilirubin tersebut di sel-sel otak yang mengakibatkan terjadinya kejang-kejang berat. Akhirnya, dapat menyebabkan kematian atau bila sembuh akan meninggalkan gejala sisi berupa keterbelakangan mental, lumpuh, dsb.


Untuk menghindari gejala-gejala berat yang diakibatkan peningkatan bilirubin yang tidak dikonjugasi di dalam darah, maka harus dilakukan transfusi darah.

Ada sejumlah hal yang membuat hal ini bisa terjadi, misalnya:

1. Jika golongan darah ibu dan bayi tidak sesuai. Dalam dunia kedokteran keadaan ini dikenal sebagai ABO incompatibility. Pada keadaan ini golongan darah ibu O, sedangkan bayinya golongan A atau B. Atau pada ibu yang bergolongan darah Rhesus negatif, sedangkan golongan darah bayi Rhesus positif atau biasa dikenal dengan Anti Rhc.

2. Kurangnya enzim Glucose-6-phosphate dehydrogenase (G6PD) enzim yang berada di dinding sel darah merah yang berfungsi menjaga keutuhan dinding sel darah menjadi mudah pecah sehingga terjadi peningkatan bilirubin.

3. Penyakit bawaan atau turunan. Ada beberapa penyakit bawaan atau turunan menyebabkan gangguan pada proses konjugasi bilirubin di hati. Penyakit-penyakit tersebut, antara lain adalah sindrom Crigler Najjar dan sindrom Gilbert.

Yang terjadi pada anak kami adalah di point no.1. Lahir jam 4 pagi,dan jam 10 kami harus segera mencari darah di PMI karena akan segera di lakukan transfusi tukar.

Tidak mudah mencari darah pada waktu itu, dikarenakan hari pertama Hari Raya Idul Fitri dan persyaratan darah yg dibutuhkan juga ada spesifikasi khususnya. Operasi sempat tertahan 2 hari menunggu ketersediaan darah.

Alhamdulillah semua ujian dilalui dengan dengan baik, Nad tumbuh sehat, cerdas dan cantik. Semoga apa yg kami alami bisa menjadi bahan informasi yg bermanfaat.

Resolusi Apa dan Bagaimana ?

December, 2012 

Tak terasa sebentar lagi sudah sampai di penghujung akhir tahun 2012.
Bagaimana dengan resolusi kita di tahun 2012 ? Berapa % kah mendekati seperti yg kita harapkan ?

Saya ucapkan selamat bagi temen2 yg resolusinya di thn ini membahagiakan, mendekati dengan apa yg sudah di plankan. Dan... bagi yg masih jauh (termasuk diri saya sendiri :h:  ), mari kita me-review, meng-evaluasi dan meng-atur kembali semua yg sudah kita jadikan point2 resolusi kita di tahun 2012. Apakah yg belum tercapai perlu kita canangkan kembali atau kita perbaharui dengan yg baru utk resolusi di tahun depan.

Pengertian resolusi sendiri bisa berarti adalah ketetapan hati. Itu adalah kebulatan tekat untuk mengambil sikap, melakukan tindakan, serta menunjukkan perilaku baru yang berbeda dengan yang sudah-sudah. Lazimnya yang baru ini lebih baik daripada yang dulu. 



Tahun Baru sering dipakai untuk menetapkan resolusi bagi diri sendiri. Pada orang-orang yang menjalani hidupnya dengan sadar dan serius, resolusi biasanya didahului oleh perenungan yang mendalam dan doa yang khusyuk. Kita mohon kepada Tuhan agar kita diberi-Nya kemauan keras dan ketegaran iman untuk mengatasi kelemahan kita. Agar kita tak tergelincir oleh godaan untuk menyimpang dari resolusi kita. 
Jujur.. saya sudah beberapa tahun belakangan ini memang tidak pernah membuat resolusi lagi he he he.  Kalau plan pasti buat, terutama utk plan bisnis pastinya.

hmmmmmm .... apayah resolusiku di 2013 :h: 

1. No.1 tentunya harapan terbesar terhadap bisnis Orfilame yg sudah 2,5 tahun lebih saya tekuni. Ngotot plus emang KEPEPET banget tahun 2013 harus Open Diamond, amin. Pengen banget sih ngejar Cape Town Africa, tapi... fokus dulu deh pada prioritas jadi Diamond dengan kaki2 yg kokoh, amin.

2. Menjalani hidup yg lebih sehat, yang ini spesial thanks utk New Produk yg dikeluarkan oleh Oriflame Nutrishake. Dua bulan ini beneran rutin teratur olah raga setiap pagi, pola makan yg teratur, banyak minum air putih , mengurangi daging sampai yg paling susah dan berat menghindari mie instant dan minum kopi. Kerasa banget enaknya di badan, yg biasanya migran rajin banget datang, belum lagi asam urat dan kolesterol, alhamdulillah dua bulan ini hasilnya bagus semua.

Apa lagi yaaaa ? ah.... ini yg paling paling banget, berdoa dengan khusyuk dalam tulisan HURUF BESAR GARIS BAWAH

3. "BEBAS HUTANG".  Walaupun ada joke yg bilang, lebih enak punya hutang karena kita pastinya di doain sehat dan lancar usahanya supaya lancar juga bayar hutangnya. Teteup ahhh NO MORE DEBT untuk saat ini.  

Yang lainnya..... , pengen banget bisa terlaksana menunaikan Ibadah Haji di tahun 2013 bareng sama suami, secara daftar udah lumayan lama juga. Mudah2an kita bisa mendapatkan panggilan yang utama prioritas dari Yang Maha Pengasih, amin.
Tentunya juga salah satu fokus kami adalah lancarnya pendidikan utk Nad, sehat, selamat, lancar dan dimudahkan utk melanjutkan di Universitas yg diinginkan.

Cukup itu aja yg enggak muluk2, bisa di ukur dan Insya Allah bisa di capai, amin. Engak  se-ambisius waktu muda dulu sih he he he , tapi walau bagaimanapun komitmen terhadap sebuah impian tetap menjadi Fokus dan Prioritas. 
Kalau sudah ngomongin impian, rasanya udah gak bisa di lepas lagi. Peluuukkkkkkk erat impian kita :D. Apapun resolusi yang anda buat untuk tahun depan, just DO THE BEST !

Cheers,
Poppy Garmila - 28a86698 - 0811884552
email : poppygarmila@yahoo.com FB : poppy garmila Love, Life, Journey 
Walaupun di rumah aja, bisa juga kok gajian seperti pegawai kantoran, klik disini.